Pages

Sabtu, 18 Februari 2012

Pengumuman Perintah Edaran Memo Disposisi



Di suatu siang, pada jam pelajaran bahasa Indonesia, Pak Wanto (Guru Bahasa Indonesia) memberi tugas rumah. Berhubung disaat itu pelajaran bahasa Indonesia sedang membahas tentang Macam-Macam Surat, maka tugas yang di berika juga berkaitan dengan surat.

            Pak Wanto menginstruksikan siswa supaya mencari artikel definisi dari lima jenis surat. Diantaranya: surat kaleng, suratan takdir, surat penagihan utang, surat tilang, dan surat cinta Surat Pengumuman, Surat Perintah, Surat Edaran, Memo dan Disposisi.

            Nggak terasa setengah tahun berlalu, tugas udah dikumpulkan. Bab demi bab pelajaran silih berganti, merubah satu semester ke semester lainnya, melahirkan ulangan demi ulangan yang berdatangan. Namun, aku masih menyimpan tugas itu dengan baik dan terawat. Aku menemukannya ketika penasaran membuka secara paksa folder bernama: Tugas Sekolah.

            Di jaman gombal global, orang akan terlihat sangat bodoh jika bertanya: ‘Kenapa ya detikan jam di Merauke bisa kedengeran di New York?’. Informasi menyebar dengan cepat tanpa ampun ke seluruh pelosok dunia. Dan aku sesuai tujan mulia Bangsa Indonesia—mencerdaskan kehidupan bangsa—nggak mau ketinggalan kereta peradaban. Jadi, daripada tugas ini terbuang percuma di bak Recycle Bin, lebih baik aku share aja disini. Siapa tau, bisa lebih bermanfaat buat yang lainnya. There it goes..


‘Tugas Bahasa Indonesia’


1.    Surat Perintah
Surat perintah adalah surat yang berisi perintah dari pimpinan kepada bawahan yang berisi petunjuk yang harus dilakukannya. Surat perintah berlaku sementara dan berakhir setelah tugas yang diperintahkannya selesai dilaksanakan serta melaporkan hasil pekerjaan tersebut kepada pimpinan.

Surat Perintah terdiri atas:
1)      Kepala surat
2)      Pembukaan
3)      Isi surat perintah
4)      Kaki surat / bagian akhir surat

2.    Surat Edaran
Surat edaran adalah surat pemberitahuan tertulis yang ditujukan kepada pejabat / pegawai. Surat edaran ini berisi penjelasan mengenai suatu hal, misalnya kebijakan pimpinan, petunjuk mengenai tata cara pelaksanaan, atau peraturan perundang-undangan.
Ada dua jenis surat edaran. Surat edaran khusus dan umum.

Surat edaran terdiri atas:
1)      Kepala surat edaran bertuliskan nama perusahaan dan identitasnya
2)      No, hal, lampiran, tanggal surat, dan alamat tujuan surat
3)      Perkataan “edaran” biasanya ditulis di tengah
4)      Isi surat edaran: Salam pembuka, isi surat, penutup surat
5)      Kaki surat: salam penutup serta nama penanggung jawab surat edaran

3.    Disposisi
Lembaran disposisi adalah lembaran kertas yang disediakan oleh agendaris untuk diisi oleh pimpinan tetang tindak lanjut surat yang masuk. Dengan kata lain, disposisi adalah catatan berupa saran / tanggapan / interuksi setelah surat dibaca oleh pimpinan.

Disposisi dibedakan menjadi dua macam:
1)      Disposisi langsung, yaitu disposisi yang langsung ditulis pada lembaran surat
2)      Disposisi tidak langsung, yaitu disposisi yang dituliskan pada lembaran tersendiri (lembaran disposisi)

4.    Memo atau Memorandum
Memo biasa digunakan untuk surat menyurat secara intern dalam lingkungan kantor. Memo dibuat oleh atasan kepada bawahan atau antara pejabat yang setaraf. Isi memo singkat, sederhana dan mudah agar cepat dipahami. Memo umumnya berisi peringatan, perintah, pertanyaan dan lain sebagainya.

Ciri bentuk :
Terdiri atas dua bagian, yaitu kepala memo dan isi memo. Kepala memo berisi :
1)      Pihak yang dituju
2)      Pengirim memo
3)      Perihal memo
4)      Tanggal pengirim memo
5)      Nama dan paraf pengirim

Ciri isi :
Disampaikan dengan bahasa singkat. Penulisan harus langsung menyampaikan pesan atau perintah dengan kalimat pendek dan tegas. Karena peredarannya yang terbatas, memo biasanya tidak mencantumkan identitas kantor.

5.    Pengumuman
Pengumuman berasal dari kata ‘umum’, mendapat konfiks pe-an dan bunyi sengau ng. kata dasar umum mempunyai arti seluruh atau orang banyak. Mengumumkan berarti memberitahukan atau memaklumkan. Pengumuman berarti pemberitahuan kepada orang banyak tentang suatu masalah, agar diketahui dan dilaksanakan oleh orang banyak yang berkepentingan.

Berdasarkan sifat dan asalnya, pengumuman dibedakan menjadi tiga ;
1)      Pengumuman lisan
2)      Pengumuman tertulis
3)      Pengumuman dari instansi dan surat pengumuman bukan dari instansi


(.‘’)(‘’.) (.‘’)(‘’.)

0 komentar:

Poskan Komentar

Thanks for Reading.. Leave me a comments :)